Analisis Konsep Pada Pengembangan Pembelajaran Kimia


Untuk menentukan konsep-konsep yang dikembangkan dalam pembelajaran diperlukan  analisis konsep . Hasil analisis konsep dapat digunakan antara lain untuk :

  • merencanakan urutan  pembelajaran konsep
  • tingkat-tingkat pencapaian konsep yang diharapkan dikuasai oleh siswa
  • menentukan metode  dan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik konsep

Berdasarkan definisi konsep menurut  Gagne (1977), konsep merupakan suatu abstraksi yang melibatkan hubungan antar konsep (relational concepts) dan dapat dibentuk oleh individu dengan mengelompokkan obyek, merespon obyek tersebut dan kemudian memberinya label (concept by definition). Oleh karena itu, suatu konsep mempunyai karakteristik berupa hirarki konsep dan definisi konsep.

Selain karakteristik tersebut, Herron (1977) mengidentifikasi  karakteristik  yang dimiliki  konsep meliputi:   label konsep, atribut konsep (atribut kritis dan atribut variabel) dan jenis konsep.

Dengan demikian dalam analisis konsep, perlu diidentifikasi karakteristik konsep, yang meliputi ; label konsep, definisi konsep, atribut konsep, hirarki konsep, jenis konsep, contoh dan noncontoh.

  1. Label Konsep

Label konsep adalah nama konsep atau sub konsep yang dianalisis. Contoh label konsep ; unsur, senyawa, atom, larutan, dan lain-lain.

2.  Definisi Konsep

Label konsep didefinisikan sesuai dengan tingkat pencapaian konsep yang diharapkan dari siswa. Untuk suatu label konsep yang sama, konsep dapat didefinisikan berbeda sesuai dengan tingkat pencapaian konsep yang diharapkan dikuasai siswa dan tingkat perkembangan kognitif siswa.

3.  Atribut kritis dan atribut variabel

Atribut kritis merupakan ciri-ciri utama konsep yang merupakan penjabaran definisi konsep. Atribut variabel menunjukan ciri-ciri konsep yang nilainya dapat berubah, namun besaran dan satuannya tetap.

4.  Hirarki Konsep

Hirarki konsep menyatakan hubungan suatu konsep dengan konsep lain berdasarkan tingkatannya, yaitu :

–          konsep superordinat (konsep yang tingkatannya lebih tinggi)

–          konsep ordinat  (konsep yang setara)

–          konsep subordinat (konsep yang tingkatannya lebih rendah).

Hirarki konsep dapat direpresentasikan  dalam bentuk peta konsep dan  digunakan untuk menentukan urutan pembelajaran konsep.

5. Jenis Konsep

Umumnya jenis konsep dikelompokkan menjadi dua, yaitu konsep konkrit dan konsep abstrak. Namun dalam ilmu kimia, terdapat banyak konsep yang sukar dikelompokkan dengan jelas ke dalam konsep konkrit ataupun abstrak. Oleh karena itu Herron (1977) mengembangkan jenis-jenis konsep menjadi delapan jenis konsep,  yaitu sebagai berikut:

  1. Konsep konkrit, yaitu konsep  yang  atribut kritis dan atribut variabel dapat diidentifikasi, sehingga relatif mudah dimengerti, mudah dianalisis dan mudah memberikan contoh dan noncontoh. Contoh konsep konkrit antara lain: gelas kimia, tabung reaksi, batu baterai, sel aki, sel Volta.
  2. Konsep abstrak,  yaitu  konsep yang atribut kritis dan atribut variabelnya sukar dimengerti dan sukar dianalisis, sehingga sukar menemukan contoh dan noncontoh. Konsep seperti ini relatif sukar untuk diajarkan/dipelajari, karena tidak mungkin mengkomunikasikan  informasi tentang  atribut kritis konsep ini melalui pengamatan langsung. Oleh karena itu,  diperlukan model-model atau ilustrasi yang mewakili contoh dan noncontoh. Contoh konsep abstrak antara lain: atom, molekul, inti atom, ion, proton, neutron.
  3. Konsep abstrak dengan contoh konkrit, yaitu  konsepnya mudah dikenali, namun mengandung atribut sukar dimengerti, sehingga sukar membedakan contoh dan noncontoh.  Contohnya  antara lain: unsur, senyawa, elektrolit.
  4. Konsep berdasarkan prinsip, yaitu konsep yang memerlukan prinsip-prinsip pengetahuan untuk menggunakan dan membedakan contoh dan noncontoh. Contohnya  antara lain: konsep mol, beda potensial.
  5. Konsep yang menyatakan simbol, yaitu konsep yang mengandung representasi simbolik berlandaskan aturan tertentu. Contohnya  antara lain: rumus kimia, rumus, persamaan.
  6. Konsep yang menyatakan nama proses, yaitu konsep yang menunjukkan terjadinya suatu ‘tingkah-laku’ tertentu. Contohnya  antara lain: destilasi, elektrolisis, disosiasi, oksidasi, meleleh.
  7. Konsep yang menyatakan  sifat dan nama atribut. Konsep-konsep seperti: massa, berat,muatan listrik, muatan, frekuensi, bilangan oksidasi, dan mudah terbakar merupakan atribut atau ciri-ciri suatu obyek.
  8. Konsep yang menyatakan ukuran atribut. Sama seperti diatas, namun bentuknya berupa satuan ukuran untuk atribut. Contohnya antara lain satuan konsentrasi : molaritas, molalitas, normalitas, ppm, pH.

ANALISIS KONSEP KESETIMBANGAN DALAM LARUTAN

Disarikan dari :

Herron, J. Dudley., et. al. (1977). Problems Associated With Concept Analysis. Journal of Science Education, (61)2: 185 – 199. http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/sce.3730610210/abstract

Iklan

37 pemikiran pada “Analisis Konsep Pada Pengembangan Pembelajaran Kimia

  1. Dh,

    Sangat membantu,namun saya banyak tugas mengenai konsep dan diminta untuk memberikan beberapa contoh.
    bisa dibantu karena saya masih bingung.

    Salam
    Yuni Ratnasari

  2. tolong saya dikirimkan tentang analisis konsep dan contohnya,, serta soal persiapan untuk PPG / PLPG Guru kimia,
    terima kasih.

  3. Literaturnya dari : Herron, J. Dudley., et. al. (1977). Problems Associated With Concept Analysis. Journal of Science Education, (61)2: 185 – 199 .. saya hanya punya fotocopyannya saja . Mungkin bisa disearch ke journal bersangkutan tp berbayar. Coba anda datang ke perpustakaan UPI Bandung, mgkn msh ada.

  4. Maaf untuk semua yang meminta contoh analisis konsep anda bisa download pada link di atas. Sebaiknya anda membuat analisis konsep sendiri untuk konsep-konsep yang anda perlukan berdasarkan contoh-contoh yang sudah saya berikan ..

  5. Assalamu’alaikum wr.wb.bu, kalau boleh sy minta dikirimkan contoh analisis konsepnya untuk materi kimia, kl ada untuk materi struktur atom, SPU atau ikatan kimia. terima kasih banyak sebelumnya bu.
    ini email saya baiq.asma@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s