Pengembangan Model Pembelajaran Untuk Memahami Konsep Beda Potensial, Meningkatkan Keterampilan Berpikir Rasional Dan Keterampilan Proses Sains Siswa


(Suatu Studi Pengembangan Pengetahuan Kimia Pada SLTP Negeri Di Bandung)

Oleh : Dra. Ida Farida, M.Pd.

ABSTRAK

Penelitian ini bertitik-tolak pada perlunya memperkenalkan pengetahuan kimia kepada siswa SLTP untuk memahami prinsip kerja batu baterai, sel aki dan sel Volta. Pada sumber arus listrik searah ini terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik. Untuk itu dirancang model pembelajaran untuk memahami timbulnya beda potensial, bila dua logam berlainan jenis dicelupkan ke dalam larutan elektrolit berupa buah-buahan/umbi. Melalui metode penelitian kelas, model diimplementasikan terhadap 39 orang siswa SLTP kelas III oleh guru fisika kelas tsb. Dari analisis data hasil belajar terhadap t0,95(38) = 2,024, ternyata model dapat: (1) meningkatkan pemahaman konsep (thitung=15,523); (2) meningkatkan KBR pada aspek mengamati (t=11,381), mengklasifikasi (t=2,913) dan menggeneralisasi (t=3,764); (3) meningkatkan KPS pada aspek mengklasifikasi (t=2,913), menafsirkan (t=4,873), dan memprediksi (t=6,851). Siswa dan guru memberikan tanggapan positif terhadap model. Ditemukan terjadinya dissonansi kognitif pada siswa akibat kekeliruan penggunaan istilah katode dan anode oleh guru fisika dan pada buku-buku teks fisika SLTP. Sehingga disarankan: (1) pengetahuan kimia perlu diperkenalkan kepada siswa untuk memahami konsep-konsep fisika atau biologi di SLTP yang relevan (2) para guru fisika dan penulis buku teks fisika SLTP perlu memahami kembali perbedaan prinsip kerja sel elektrokimia dengan sel elektrolisis.

Kata kunci : model pembelajaran, pengetahuan kimia di SLTP, pemahaman konsep beda potensial, keterampilan berpikir rasional, keterampilan proses sains.

Baca lebih lanjut

Iklan

Model Pembelajaran Kimia Dan Pengembangannya


Tulisan ini merupakan sebagian dari tinjauan teoritis (bab II) dari tesisku yang berjudul :

MODEL PEMBELAJARAN SUMBER ARUS LISTRIK SEARAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR RASIONAL DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA (Suatu Studi Pengembangan Pengetahuan Kimia Pada  SLTP Negeri di Bandung). TESIS. SPS UPI Bandung. 2002

A. . Pengertian Dan Jenis-jenis Model Pembelajaran

Terjadinya perubahan pandangan terhadap belajar dari pandangan behaviorisme menjadi konstruktivisme secara langsung berpengaruh terhadap proses pembelajaran sains. Pembelajaran mengandung makna yang lebih luas yaitu mencakup upaya siswa untuk membangun pengetahuan. Siswa dipandang telah memiliki gagasan-gagasan sendiri mengenai berbagai fenomena alam yang diperoleh selama berinteraksi dengan lingkungannya. Oleh karena itu, belajar bukan berarti mengisi pikiran siswa dengan pengetahuan-pengetahuan baru, tapi belajar dipandang sebagai perubahan konseptual, mengkonstruksi dan menerima gagasan baru atau merestrukturisasi gagasan-gagasan yang telah ada. Siswa secara aktif memperbaharui pemahamannya melalui pengalaman-pengalaman belajar. (Bell, 1993).

Baca lebih lanjut

Bagaimana Terjadinya Efek Rumah Kaca ?


By : Dra.Ida Farida Ch, M.Pd – Makalah (Prodi Pendidikan Kimia – UIN Sunan Gunung Djati Bandung – 2009)

Pertanyaan di atas sering diajukan terutama kaitannya dengan masalah pemanasan global yang kian hari semakin terasa dampaknya.

Untuk menjawab pertanyaan di atas, berikut ini pembahasannya :

Baca lebih lanjut

Pendekatan Pembelajaran Konsep Ikatan Kimia Yang Sesuai Dengan Pendekatan Ilmiah Dan Pedagogi


Laporan Jurnal

DEVELOPING A NEW TEACHING APPROACH FOR THE CHEMICAL BONDING CONCEPT ALIGNED WITH CURRENT SCIENTIFIC AND PEDAGOGICAL KNOWLEDGE

 

Tami Levy Nahum,Rachel Mamlok Naaman, Avi Hofstein, & Joseph Krajcik (2007) . Science Education, 30 Januari 2007,Wiley Periodical Inc.

Kajian Jurnal ini untuk dijadikan refleksi..mengapa topik Ikatan Kimia dianggap sulit oleh siswa dan bahkan guru pun sulit mengajarkannya….

 

Pemahaman ikatan kimia yang komprehensif sangat penting, agar dapat menguasai hampir semua topik kimia seperti senyawa karbon, protein, polimer, asam-basa, energi kimia dan termodinamika.  Namun berdasarkan berbagai literatur,  konsep ikatan kimia dianggap oleh guru, siswa dan kimiawan sebagai konsep yang sukar.

Selama dua dasawarsa ini, banyak peneliti menemukan bahwa siswa kurang memahami konsep ikatan kimia secara mendalam  dan gagal mengintegrasikan model mental ke dalam suatu kerangka konseptual  yang koheren.

Baca lebih lanjut

Untuk Apa Belajar Ilmu Kimia ?


UNTUK APA BELAJAR ILMU KIMIA ?

By : Ida Farida –

Ilmu kimia merupakan salah satu rumpun bidang IPA yang memfokuskan mempelajari materi dan energi ditinjau dari segi sifat-sifat, reaksi, struktur, komposisi dan perubahan energi yang menyertai reaksi.

Berbagai teori dan temuan dalam sains kimia direfleksikan dengan representasi makroskopis, mikroskopis, dan simbolis.

Representasi merupakan bahasa bagi sains kimia. Ahli-ahli kimia menggunakannya untuk berkomunikasi dan untuk mengembangkan keterampilan berpikir, keterampilan proses atau metode ilmiah.

Baca lebih lanjut

Analisis Sejarah Perkembangan Model Atom Berdasarkan Paradigma Kuhn


Salah satu konsep dalam ilmu kimia yang mengalami perubahan secara dinamis adalah mengenai konsep atom. Hal ini karena teori-teori dan model-model yang dikembangkan mempunyai kegunaan yang luas dalam menerangkan gejala-gejala fisis dan kimia. Selain itu penemuan-penemuan baru partikel materi memungkinkan luasnya penerapan penemuan tsb.

Dewasa ini penerapan hasil-hasil pemikiran dan penemuan di sekitar konsep atom merambah ke segala bidang, selain mempunyai manfaat positif bagi kesejahteraan umat manusia, juga berdampak negatif dan berpotensi untuk membawa kesengsaraan bagi masyarakat seperti penemuan bom atom.

Pembahasan  konsep atom dalam tulisan ini, ditujukan untuk menganalisis dan menginterpretasi fakta-fakta sejarah perkembangan teori atom berdasarkan kerangka berpikir sebagaimana yang dikemukakan Kuhn (1993) dalam karyanya The Structure of Scientific Revolutions.

Baca lebih lanjut

Pengolahan Air Untuk Keperluan Sehari-hari Agar Memenuh Syarat Kesehatan


Oleh : Ida Farida Ch

I. PENDAHULUAN

Air merupakan kebutuhan vital dalam kehidupan kita. Air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari misalnya minum, mandi dan keperluan mencuci pakaian dan peralatan dapur harus memenuhi syarat kesehatan. Air yang mengandung bakteri patogen atau zat-zat terlarut lainnya dapat berakibat langsung pada kesehatan. Hal ini dapat terjadi bila sanitasi lingkungan kurang baik. Bila air tanah dan air permukaan tercemar kotoran, maka akan tersebar ke sumber air yang dipakai keperluan rumah tangga. Air juga dapat dicemari oleh logam-logam berat yang bersifat racun atau karena kandungan ion besi dan mangan yang tinggi, sebagaimana terjadi pada sebagian besar wilayah Bandung. Pemukiman yang padat memungkinkan tercemarnya air sumur oleh kotoran, karena letak sumur berdekatan dengan septic tank (WC) atau berdekatan dengan saluran pembuangan limbah rumah tangga/pabrik.

Baca lebih lanjut